Tjahayatimoer.net, Tulungagung – Guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan memelihara infrastruktur desa, kegiatan pemeliharaan rutin berupa pembabatan rumput serta perapihan bahu jalan intensif dilaksanakan di sepanjang ruas jalan utama penghubung Sawo menuju Tumpak.
Langkah pembersihan ini difokuskan pada area tepi aspal yang mulai tertutup oleh rimbunnya semak liar dan rumput tinggi yang berpotensi menghalangi jarak pandang (blind spot) para pengendara, khususnya pada jalur tanjakan yang sempit.
Petugas di lapangan bergerak menyisir tepi jalan menggunakan mesin pemotong rumput (brush cutter) portabel untuk memangkas tanaman liar secara merata. Mengingat kondisi topografi jalan penghubung Sawoo dan Tumpak ini didominasi oleh tanjakan tinggi dan tikungan curam, jarak pandang yang bersih menjadi faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Selain melakukan pemotongan tanaman liar, perapihan ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan teknis penataan struktur berkala pada bahu jalan. Pembersihan ruang jalan dari vegetasi berlebih ini penting agar air hujan dapat mengalir lancar ke saluran drainase tanpa menggenangi permukaan aspal yang memicu kerusakan jalan dini.
Jalur ini merupakan urat nadi transportasi utama bagi warga lokal sekaligus rute perputaran ekonomi yang padat dengan intensitas kendaraan yang tinggi setiap harinya. Dengan kondisi bahu jalan yang bersih, rapi, dan terbuka lebar, diharapkan mobilitas masyarakat dan kendaraan pengangkut hasil bumi dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan lancar.
Melalui pemeliharaan berkala yang dilakukan secara bertahap ini, infrastruktur jalan diharapkan memiliki masa pakai yang jauh lebih lama serta mampu memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh pengguna jalan yang melintas.

0 Komentar